Bahan yang digunakan dalam konstruksi pegangan tas perjalanan memainkan peran penting dalam menentukan daya tahan, kekuatan, dan kinerja keseluruhannya. Berikut adalah beberapa bahan yang umum digunakan dan kontribusinya terhadap daya tahan pegangan:
Plastik:
Polypropylene (PP) dan polycarbonate (PC) adalah plastik yang umum digunakan.
Kontribusi Daya Tahan: Bahan-bahan ini ringan dan tahan terhadap benturan dan keausan. Polikarbonat, khususnya, dikenal karena kekuatan dan ketahanannya yang tinggi terhadap retak.
Logam:
Aluminium dan baja sering digunakan untuk mekanisme teleskopik pada pegangan yang dapat diperpanjang.
Kontribusi Daya Tahan: Pegangan logam memberikan kekuatan dan daya tahan tinggi, mampu menopang beban yang signifikan tanpa bengkok atau patah. Aluminium ringan dan tahan terhadap korosi, sedangkan baja menawarkan kekuatan dan kekakuan yang unggul.
Karet dan Busa:
Bantalan karet atau busa sering kali ditambahkan ke area pegangan pegangan.
Kontribusi Daya Tahan: Bahan-bahan ini meningkatkan kenyamanan dengan memberikan pegangan yang lembut dan empuk yang mengurangi kelelahan tangan. Mereka juga menambahkan lapisan perlindungan terhadap benturan dan keausan.
Kain dan Kulit:
Gagang kain nilon atau poliester, dan terkadang gagang kulit, digunakan pada gagang yang lebih lembut dan non-teleskop.
Kontribusi Daya Tahan: Nilon dan poliester berkualitas tinggi tahan terhadap sobek dan berjumbai, sehingga menawarkan kinerja yang tahan lama. Pegangan kulit menambah tampilan dan nuansa premium sekaligus tahan lama dan menua seiring waktu.
Bahan Komposit:
Komposit serat karbon atau fiberglass digunakan dalam tas kelas atas atau khusus.
Kontribusi Daya Tahan: Bahan-bahan ini memberikan rasio kekuatan terhadap berat yang luar biasa, menjadikan pegangannya ringan dan sangat tahan lama. Mereka juga tahan terhadap korosi dan tekanan lingkungan.
Elastomer Termoplastik (TPE):
TPE terkadang digunakan dalam pegangan pegangan.
Kontribusi Daya Tahan: TPE memberikan pegangan yang nyaman dan anti selip yang tetap tahan lama seiring berjalannya waktu. Ini tahan terhadap faktor lingkungan seperti paparan sinar UV dan suhu ekstrim.
Setiap bahan memberikan kontribusi unik terhadap daya tahan pegangan secara keseluruhan:
Komponen plastik biasanya digunakan untuk casing luar dan dapat dirancang untuk tahan terhadap keausan yang signifikan sekaligus menjaga tas tetap ringan.
Bagian logam, khususnya pada mekanisme teleskopik, memberikan kekuatan dan kekakuan yang diperlukan untuk menangani beban berat dan penggunaan yang sering.
Karet dan busa menambah manfaat ergonomis, meningkatkan kenyamanan pengguna dan mengurangi benturan pada tangan.
Pegangan berbahan kain dan kulit tahan lama dan bergaya, cocok untuk tas yang mengutamakan daya tarik estetika.
Bahan komposit memastikan pegangannya tahan terhadap kondisi keras dan penggunaan berat namun tetap ringan.
Dengan menggabungkan bahan-bahan ini, produsen dapat menciptakan pegangan tas travel yang kuat, nyaman, dan cocok untuk berbagai kondisi perjalanan.















